DEUFS, Satu-satunya E-Commerce Yang Menyasar Marketplace Desain dan Arsitektur Rumah

deufs

E-commerce dengan produk fashion, gaya hidup, atau barang-barang elektronik mungkin sudah sangat lumrah dan mendominasi. Kebanyakan situs-situs online shop di Indonesia, bahkan di dunia selalu menawarkan barang-barang dengan tipe seperti itu. Namun marketplace yang ditawarkan oleh e-commerce satu ini tergolong unik, bahkan dapat dikatakan baru di Indonesia, yaitu menawarkan produk desain arsitektur rumah.

Adalah DEUFS, startup asal Bandung yang masuk ke ranah properti dengan mendirikan marketplace khusus desain rumah dan arsitektur. Tersedia beberapa kategori rumah yang disajikan dalam website DEUFS, yaitu kategori rumah tipe 36, 45, 60, dan 72. Keempat tipe bangunan tersebut sengaja dipilih karena menurut hasil riset DEUFS, “kepedulian terhadap proses desain arsitektur dari sebagian masyarakat Indonesia yang mempunyai budget di tipe tersebut masih cenderung rendah.” DEUFS ingin memberikan inspirasi bagi masyarakat bahwa ada banyak pilihan desain dan arsitektur yang bisa mereka terapkan untuk rumah mereka.

deufs 2

Seperti yang dikutip dari idtechinasia, Selain memungkinkan pengguna membeli desain rumah, DEUFS juga memungkinkan para arsitek mengunggah dan menjual desain arsitektur mereka. Nantinya, yang dijual adalah lisensi desain, bukan hak milik dari desain tersebut. Jadi setelah membeli desain, pengguna bisa mengunduh desain tersebut untuk kemudian diberikan kepada kontraktor atau pembuat rumah. Hal ini tentunya akan menguntungkan pihak arsitek, karena mereka bisa menjual satu desain ke berbagai pengguna.

Pihak DEUFS sendiri nantinya akan mengambil potongan sebesar 20 persen dari setiap lisensi desain rumah yang berhasil terjual. Sebenarnya angka tersebut terlalu besar. Untuk tahap awal, akan lebih baik jika DEUFS menurunkan persentase tersebut atau tidak mengambil persentase sama sekali hingga mendapatkan listing desain dan arsitektur yang cukup banyak. Sehingga lebih menarik pihak arsitek untuk ikut bergabung.

Meskipun tergolong lambat berkembang, namun ide atau konsep dari e-commerce ini cukup out of the box dan tak menutup kemungkinan akan menjadi tren tersendiri di masa mendatang.

sumber: idtechinasia

 

 

English Version:

DEUFS, E-Commerce With Design and Architecture Home Marketplace

E-commerce that offering fashion, lifestyle, or electronic goods may have very commonplace and dominate. Most sites online shop in Indonesia, even in the world always offer goods with that type. However marketplace offered by this e-commerce is unique, it can be said even new in Indonesia, which offer architectural home design products.

Is DEUFS, startup from Bandung who enter the realm of the property by setting up a special marketplace of home design and architecture. There are several home categories presented in the website DEUFS, namely the category of house types 36, 45, 60, and 72. These four types of buildings were deliberately chosen because, according to DEUFS research, “concern for the architectural design of some communities in Indonesia, which has a budget in the type The still tends to be low. “DEUFS want to give inspiration to people that there are many choices of design and architecture they can apply to their home.

As quoted from idtechinasia, In addition to allowing users to purchase the design of the house, DEUFS also allows the architects to upload and sell their architectural design. Later, they will focus for selling the license of design, not the property of the design. So after buying a design, users can download the design are then given to the contractor or a home maker. This will certainly benefit the architect, because they can sell the design to a variety of users.

DEUFS party itself will take a cut of 20 percent of each license design house that has been sold. Actually that is too big. For the initial stage, it would be better if DEUFS lowering the percentage or do not take at all to get a listing of design and architecture is quite a lot. Making it more attractive to join the architects.

Although relatively slow growing, but the idea or concept of e-commerce is quite out of the box and has potential to become a trend of its own in the future.